Sabtu, 16 September 2017

Sekolah Entrepreneur Terbaik

Senin, 11 september 2017


MATRIKULASI KE-4 SESI PERTAMA

Success Story of Beverage Business

By: Mr. Danu Sofwan Owner Raja Cendol
Di matrikulasi ke empat ini sangatlah berbeda dari hari matrikulasi-matrikulasi sebelumnya, di sesi pertama ini seruuu banget!!! Karena matrikulasi sesi pertama ini, di Kampus Bisnis ini Kampus Bisnis Umar Usman yang berbasis Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha dihadiri oleh Owner-owner ternama di indonesia. Yaitu untuk sesi pertama ini di isi oleh mas Danu Sofwan, mas Danu Sofwan itu adalah seorang Owner, mmm.. ada yang tau belum?? Ada yang penasaran..?? ohh, nggak ada yaa.. kalau begitu teruskan membacanya yaa,,? Heehee.. karena tetap saja akan saya jelaskan, oy, deikit kurang lebihnya kalian tau kan? Mas Danu Sofwan itu orangnya seperti apa..? atau coba kita terawang dari namanya “Danu Sofwan” sepintas kalau di lihat dari namanya seperti umur berapa coba tebak..?? mungkin bisa tua ataupun muda.. iya kan? Coba tebak dulu kira-kira apakah sudah berumur tua atau masih muda? Nanti akan saya jelaskan, hehe..

Ok, mengenai mas Danu Sofwan beliau adalah Owner dari RANDOL, Randol adalah singkatan kata dari kepanjangan dari Radja Cendol yaitu RANDOL. Sebelumnya kita flashback ke latar belakangan mas Danu Sofwan, beliau adalah anak ke ketiga dari tiga bersaudara yaitu anak laki-laki satu-satunya dan yang terakhir. Pada tahun 2005 Beliau mas Danu Sofwan keluarganya mengalami kebangkrutan dan harus terpaksa numpang dirumah uwaknya, pasca ayahnya meninggal dunia pada tahun 2007 ibunya juga mengalami kebangkrutan, kita doa kan semoga ayahanda mas Danu Sofwan amal ibadah beliau bisa di terima di sisi Allah swt. Dan di setiap aktitas ayahanda beliau, semoga selalu bermanfaat bagi di sekelilingnya dan yang mengenalnya amiin.

Ibu mas Danu Sofwan memiliki butik, dan pasca meninggalnya sang ayah. Sempat di jual juga butik dari ibu beliau, karna untuk mencukupi kebutuhan sehar-hari. dari situ mas Danu Sofwan akhirnya memikirkan bagaimana uang / amplop yang dari sumbangan sewaktu ayahanda beliau meninggal  itu bisa di gunakan untuk kebermanfaatan bersama, mas Danu memutarkan uang tersebut untuk usaha yang disukai atau sesuai hoby. Mas Danu pernah melamar pekerjaan pun di tolak, bahkan melamar sebagai OB pun di tolak, karna OB yang di butuhkan harus bisa bahasa inggris.hehee..

Setelah lamaran itu di tolak semua, beliau curhat ke salah teman dekatnya dan keluarga untuk memutuskan berwirausaha, karena hobinya mas Danu membeli sepatu akhirnya memutuskan untuk wirausaha di bidang fashion. Tidak semulus yang di bayangkan ternyata usaha tersebut  juga gagal  pasang surut, masih saja nekat tetap saja belum berhasil dan akhirnya juga bangkrut. Karena uang komsumtif yang sudah tidak memadai dan mencukupi , akhirnya perabotan rumahpun ikut di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jatuh bangunnya usaha di bidang fashion juga bukan hanya sekali dua kali, berkali-kali seringnya gagal. Sampai-sampai pernah  ngamen juga, pernah juga menjadi tukang kuli pasir dan menjadi sopir.

Sejak itu mas Danu semakin penasaran dan bertanya-tanya dengan dirinya sendiri, kenapa dan kenapa? akhirnya mas Danu makin memikirkan lagi.. dan pada akhirnya mas Danu menemukan sebuah wirausaha yang menurutnya usaha tersebut bisa lebih menguntungkan, yaitu wirausaha kuliner. Salah satu kulinernya yang ingin di tekuni adalah Es Cendol. Saat itu mas Danu sedang perjalan dengan menggunakan kerata  di setiap pemberhentian mas danu sering  menemukan es cendol, dan akhirnya mas Danu menjajaki dan mencoba es cendol tersebut, sampai hal yang terkecil mas Danu menanyakan tentang komposisi cara membuat es cendol itu kepada si penjual es cendol tersebut. Dari situlah usaha es cendol mas Danu di mulai dan di geluti. Oya, tadi di paragraf pertama saya sudah berjanji untuk memberitahu sesosok mas Danu Sofwan itu seperti apa , sesuai atau tidak dengan nama dan umurnya. hehee..  ternyata mas Danu itu masih muda & ganteng lhoo.. saya pikir awalnya beliau sudah berumur empat puluhan ke atas, ternyata mas danu bisa di bilang cowok masa kini, sukses full, hehe.  Berikut ini adalah foto mas Danu Sofwan.

Owner RANDOL ( RADJA CENDOL ). Danu Sofwan

Pria yang disapa Danu Randol ( raja cendol ) ini memang sudah tidak asing lagi di saentero indonesia. Bahkan sebagian pelosok-pelosok daerah sudah tahu perihal Randol ( raja cendol ) yang mas Danu ciptakan. Mas danu termasuk menjadi salah satu pengusaha yang sukses di indonesia. Dibalik itu semua mas Danu sibuk mencari kerja itu pun tidak semulus yang di bayangkan, dan akhirnya mas Danu menjadi sopir demi mengumpulkan uang. Dana yang pertama di kumpulkan adalah Rp 500.000,00  yang kemudian digunakan untuk membeli grobak. Begitu seterusnya dengan cara menyicil. Hingga berhasil mendirikan satu outlet Randol.
Tidak hanya itu saja, Demi memperoleh rasa yang enak, mas Danu juga meracik cendolnya sendiri, Setelah menemukan racikan yang pas, Mas Danu segera mempromosikan usahanya dengan membuat launching produk hingga distribusi barang. Banyak tantangan yang harus dihadapi demi mencapai impiannya berhasil di bisnis cendol ini. Mas Danu harus tidur di terminal dan ketemu dengan preman meminta barang atau uang hasil jualannya. Kini usaha Randol mas danu terus meluas,omsetnya pun hingga miliaran rupiah. Bahkan, kini outlet mas Danu sekitar 780 outlet yang tersebar di seluruh indonesia.
Ada tiga tips dari mas Danu dalam menjalankan bisnisnya, yaitu konsisten, jangan pernah berhenti belajar, serta selalu jaga silahturahmi. Selain mengurusi bisnisnya, mas Danu pun punya kesibukan lainnya, yakni menjadi pembicara di berbagi kampus, UMKM, dan seminar-seminar bisnis lainnya. Mas Danu berharap usahanya ini bisa berkembang ke negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura.



SESI KE-DUA

Prophet Character for Business

By: Mr. Hepi Andi Bastoni



Di matrikulasi ke-dua ini Kampus Umar Usman atau juga disebut dengan Kampus Bisnis Umar Usman Kuliah 1 Tahun Jadi pengusaha ini mengudang Mr. Hepi Andi Bastoni atau biasa sering dipanggil ustad. Karena beliau sering dakwah, panggilan ustad tersebut menjadi melekat disapa. Mengenai profil beliau, Beliau adalah lahir dari keluarga sederhana di Baturaja, Sumatera Selatan. Lahir di tanggal 5 Nopember 1975. Semasa kecil sering dijejali buku-buku oleh almarhum kakeknya. Sebagian besar dari kisah-kisah tentang para sahabat nabi dan sejarah hidup para sahabat Rasullullah saw. Ustad Hepi Andi Bastoni adalah seorang penulis dan trainer, sekaligus berwirausaha di bidang percetakan. Beliau juga sudah mencetak beberapa buku, diantara bukunya adalah Cara Rasullullah Berbisnis. Yang menerangkan tetang etika bisnis cara Rasullullah.

Etika Bisnis Cara Rasullullah
Memiliki pengetahuan tentang jual beli. Yang pertama adalah mengenal produk yaitu memulai dari yang disukai untuk berbisnis. Karena sudah mengenali sebelumnya sehingga menggelutinya. Yang kedua adalah tata cara berbisnis. Dengan cara-cara berbisnis para sahabat nabi adalah sangat di anjurkan dan mesti paham betul sesuai dengan contoh ala Rasullullah saw. Yaitu mengambil keuntungan secukupnya, kwalitas harus bagus, teliti dan juga jujur dalam jual beli. Selain itu mempermudah konsumen jika merasa kesulitan dalam membeli. Memberi kemudahan saat jual beli dan transaksi.

Jujur dan Amanah yaitu Rasullullah saat jual beli yang dilakukan adalah jujur amanah.
-tidak berlebihan saat mengenakan produk
-transparan
-komitmen dengan janji
-tidak mengurangi kuwantitas dan kualitas produk
Negara jepang yang terkenal maju dalam ekonominya begitu juga dengan teknologinya, kejujurannya dan kedisiplinannya,  adalah salah satu yang berwirausaha dengan cara-cara islam atau para sahabat-sahabat nabi.
Disiplin waktu
-menghargai waktu
-pentingnya istirahat
-memulai aktifitas dipagi hari
-tidak melalaikan ibadah dalam bisnis

Mempermudah dalam dalam transaksi. Yaitu tidak kaku dan memberatkan pelanggan. Memberikan bonus dan meringankan harga. Toleran dalam menagih ketat saat membayar utang. Selain itu harus berbisnis yang halal. Menjauhi bisnis produk yang haram. Pastikan akadnya sesuai syariah. Tidak menipu, ikhtiar (menimbun), Hasrat (melempar krikil), muamalah (membeli  yang disentuh) talaqu rukban. Disaat kita transaksi tidak boleh mempersulit jalannya proses jual beli. Begitu juga tidak boleh mengambil keuntungan yang lebih yang tidak sesuai syariah, yaitu RIBA. Riba itu mengambil keuntungan yang lebih yang tidak sesuai dengan syariah dan membebankan si pembeli serta akad yang belum jelas. Yang terakhir adalah bersilahturahim, yaitu berteman dengan siapa saja. Bertemu dengan manusia yang lainnya. Silahturahmi itu bertemu bukan hanya online saja, karena kebersamaan itu menyelamatkan, kata ustad Hepi Andi Bastoni.





Selasa, 12 September 2017



MATRIKULASI KE-LIMA SESI PERTAMA

Success Story of Culinary Bisuness 


Mr. Gufron, Owner Dino Donut

BY: Mr. Gufron. Owner Dino Donut and Rendang Uda Gembul

Kampus Bisnis Umar Usman sangat tepat sekali untuk belajar berbisnis atau berwirausaha, selain itu mencetak pengusaha-pengusaha muslim dan bagi yang sudah memiliki usaha atau yang belum atau yang ingin mengembangkan wirausahanya, dengan Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha di Kampus Bisnis ini, selalu mendatangi para pebisnis-pebisnis Owner dibidangnya dan mentor-mentor yang tepat serta sangat menguasai dibidangnya. Mr.Gufron atau sering disapa dengan Mr.Ufro itu beliau adalah seorang pengusaha dibidang kuliner, yaitu menjual Dino Donat dan Rendang Gembul. Beliau juga menegaskan bahwa menjadi intrepreuner itu pasti akan mendapatkan masalah, ide, solusi, kemudahan, penghargaan, begitu juga uang. Selain itu bisnis juga harus mempunyai brand, dan harus menjual brand yang kuat di ingatan konsumen serta dengan brand bisa lebih menjual dengan harga yang tinggi. Begitu juga yang bisa diterima oleh masyarakat. Mr.Gufron pun juga menegaskan harus membikin kemasan yang bagus, dan jeli lihat trennya sekarang bagaimana. Begitu juga dengan sendirinya kalau kita bisa belajar marketing komunikasi dan bisa juga belajar online marketing.
Sebelum beliau terjun di dunia bisnis sempat bekerja di Bank konfensional yang berada di indonesia, itu setelah Mr.Ufro selesai sekolah di Meulbern Australia. Beliau disana sekolahpun juga harus bekerja sambilan karena untuk memenuhi uang saku sehari-harinya. Mr.Ufro adalah termasuk keluarga yang mampu.. bahkan untuk ini dan itu saja bisa tercukupi. Tapi itu semua menjadikan Mr.ufro cukup bosan dan ingin merasakan kehidupan seperti pengusaha. Dan akhirnya beliau di meulbern Australia pernah bekerja sebagai pekerja bersih-bersih.

 Nah , keinginan untuk berwirausha pun sebenernya masih tinggi tapi masih belum terealisasi, setelah pulang dari Meulbern beliau bekerja di Bank, dari situ beliau masih belum nyaman ingin bisa wirausaha. Karena waktunya kurang dan tidak cukup untuk memulai bisnis akhir keluar dari pekerjaan Bank tersebut. Sebelumnya Mr.Ufro membicarakan tentang hal tersebut ke dua orangtuanya, sebenarnya tidak setuju karena melihat sang anak lesu dan jenuh akhirnya di perbolehkan untuk resind di perusahaan Bank tersebut. Setelah itu beliau ingin jadi Dosen ,kenapa? Di karenakan waktunya yang sangat memungkinkan untuk bisa sambil terjun langsung berwirausaha. Dari kesempatan itulah beliau memulai bisnisnya dengan merecyacel barang jenis plastik,seperti botol-botol aqua dan sejenisnya. Dari situ beliau membeli perlatan dan mesin pencacah atau olahan plastik tersebut untuk mengelola hasil Recaycel tersebut.setelah berjan ckup lama sekitaran 3-4 bulan ternyata makin kesini makin merosot, dan profit omsetpun kurang jelas, tidak memungkinkan untuk balik modal. Akhirnya dari kegagal itu beliau mensudahi atau bangkrut dalam wirausahanya tersebut. Ditengah-tengah perjalanan beliau masih penasaran usaha apa yang memungkin hasil yang cukup memuaskan untuk mencapai targetnya beliau Mr.Ufro.

Dari situ beliau mencoba bisnis rendang untuk di jajakan di mall-mall. Rendang beliau adalah rendang yang dibekukan untuk sekian jangka panjang bukan untuk keseharian walaupun juga bisa untuk keseharian tapi beliau fokus untuk di frezerkan atau di bekukan untuk konsumen yang menginginkannya secara praktis. Ide membuat wirausaha rendang tersebut adalah karena mengingatkan beliau saat meranatu di meulbern Australia beliau kangen dengan masakan tanah air tercinta Indonesia. Dari situ beliau memulai bisnis rendang hingga sekarang. Nah setelah itu beliau masih bertanya-tanya pada diri sendiri, bisnis apa yang melebihi omset rendang tersebut. Muncullah seorang pedagang donat yang menjual keliling dan itupun tanpa sengaja beli, karena anaknya ingin donat tersebut, mau tidak mau akhirnya membeli donat tersebut. Sewaktu ikut makan donat beliau sebelumnya nonton film yaitu jurasicpark, karena anaknya suka jurasicpark akhirnya juga ikut nonton jurasicpark. Ditengah-tengah waktu menonton tiba-tiba terbesit ide, beliau bilang seperti ini: apa guwe bisnis donat aja yaa, soalnya banyak disukai juga oleh anak-anak kecil. Melihat anaknya makan donat dan nonton film jurasicpark akhirnya dari situ kepingin membuat donat, dan nama donat tersebut adalah Dino Donat, simpel banget dari makan donat dan nonton film jurasicpark nama Dino Donut itu lahir,hehee. Darisitulah beliau memulai wirausahanya dari donat untuk dipasarkan didekat sekolahan waktu itu. Dino donat ini beda dari donat-donat lainnya pada umumnya.
Umumnya adalah berbentuk bulat ditengahnya bolong nah, kalau Dino donat ini berbentuk Dinosaurus. Karena bentuknya yang menarik dan lucu akhirnya yang penasaran dan melihatnya ingin membelinya, di samping kesibukannya membuat donat itu beliau memasarkan melalui instagram, dari foto-foto tersebut ternyata cukup banyak yang tertarik untuk membelinya, dikarenakan saat itu beliau menjual donatnya di dekat sekolahan SD, akhirnya yang memesan donat tersebut ingin datang dan membeli. Karena beliau kurang pede untuk gerobak donat itu dilihat alias gengsi, karena yang membeli donat-donat tersebut anak-anak yang walinya adalah orang kaya, selain itu bukan hanya anak-anak saja yang suka melainkan orang dewasa pun juga memesannya. Ada yang pesan donat dengan bentuk  huruf-huruf dan kata-kata, dari situlah donat tersebut di jual dari rumah dan gerobak donat tadi tetap di sembunyikan dan akhirnya tidak terpakai. Nah, dari pemesanan melalui via online tersebut beliau belajar marketing online untuk memasarkan dino donat tersebut. Dan akhirnya berbuah hasil yang cukup memuaskan dari sekkian banyak yang memesan bahkan artis-artis indonesiapun memesannya akhirnya mulai memfokuskan untuk menekuni donat tersebut, dan kini sekarang telah buka cabang setiap kota dan sebagian di mall-mall. Sekarang cabangnya sudah mencapai 20an cabang, dan itu tidak di frenchisekan. Hasil uang tersebut untuk membuka cabang di berbagai kota, dan omsetnya perhari bisa 12-16 juta perhari dari cabang tersebut bahkan sebulan bisa mencapai 600 jutaan perbulan.

Rendang Uda Gembul

Pesan Mr.Gufron Syarif adalah “jadi pengusaha itu jangan takut gagal atau rugi, tapi berani memperbaiki kegagalan serta jangan malu saat jatuh, disitulah kalau kita bangun, kita akan di angkat derajatnya dalam pembelajaran dan menemukan ide yang tak disangka-sangka begitu juga dengan Rezeki yang tak disangka-sangka”  harus bisa konsekuen dalam hidup berbisnis, mau menerima keuntungan juga jangan takut menghadapi kerugian, lawan rasa takut dengan muhasabah dan pembelajaran diri, step by step jalan memasuki kesuksesan itu semakin mudah dan terlihat nyata.
By, Mr.Gufron Owner Dino Donut








                 Selasa, 12 September 2017


MATRIKULASI KE-LIMA SESI KE-DUA

Entrepreneur Mindset.
Pengusaha Penghafal Al Qur'an
 By, Mr.JOSS & Mr.Ar
Di matrikulasi ke-lima sesi ke-dua ini sangat mengglegarkan jiwa dan pikiran,bahkan masuk dan menyayat hati.  Mr. JOSS atau biasa akrab dipanggil Ahmad Basori,SE, M.Si Beliau adalah Author dan Wakil Rektor Umar Usman ”Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha” Panggilan JOSS singkatan dari Jujur Optimis Semangat Simpatik. Disesi ini Mr. JOSS mengajarkan kita bagaimana cara memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar kita menjadi pengusaha penghafal A l Qur’an. Boleh berwirausaha atau berbisnis tapi juga harus menghafal Al Qur’an, dan itu wajib hukumnya. Tak hanya itu saja Mr. JOSS juga memberitahu kepada Mahasiswa UU untuk menerapkan pola tersebut. Sibukan dengan mengahafal dan berbisnis, bisnis dan menghafal, terus bertahap dan disertai juga memberdayakan banyak umat. Ucap Mr. JOSS. Bahkan beliau memberitakan yang pedes-pedes dalam menjalani prosesnya, perih-perih dalam pembelajarannya, beliau tetap paksakan untuk menghafal Al Qur’an dan diniatkan dengan penuh ketulusan hati bahwasannya untuk bisa menghafal 30 juz Al Qur’an.
Mr. JOSS juga sangat menegaskan kepada kami ( mahasiswa umar usman ) yang tidak sanggup menjalani peraturan tersebut atau tidak siap dalam menjalani pengusaha penghafal Al qur’an dan tidak bisa mentaati kurikulum yang berlaku, beliau menegaskan bahwa mulai sekarang lebih baik mengundurkan diri, pintunya masih di buka belum di tutup, ucapnya sambil senyum gembira. Beliau benar-benar sangat menegaskan hal tersebut. Bahkan bila benar-benar yang ingin serius untuk bisa menekuni bisnis dan mengahafal Al Qur’an serta menerapkan apa-apa yang di ajarkan, maka antara 1-2 bulan omset akan tercapai sesuai yang ditargetkan. Dan bahkan bisa membuka lapangan pekerjaaan dari hal yang kecil. Mr. Joss juga memaparkan tentang keseriusan dan ikhtiar, kalau kita sudah berusaha dan belum ada hasilnya silahkan check keseriusan kita itu sampai mana, termasuk dari hal yang kecil.
Contohnya dalam menjual barang, apakah itu KW atau ORI ? sesuai tidak dengan hukum fiqih syariahnya? Sesuai dengan akadnya tidak saat jual beli? Jika itu semua tidak makanya juga akan terhambat, dan rezekinya akan tersumbat. Bahkan jika kita benar-benar serius dan semua tata cara syariahnya juga benar-benar sesuai, rezeki yang tersumbat itu nanti akan mengucur dan mengalir, bahkan jika kita juga menggiatkan yang wajib dan sunnah-sunnah yang di contohkan nabi atau para sahabat-sahabat nabi, jika kita sesuai dan benar dalam berikhtiar tersebut maka rezeki akan berlimpah ruah bahkan yang tak disangka-sangka pun akan juga terjadi, mashaAllah.
Semua itu harus dipaksa dan kegigihan dalam menjalani usahanya serta amal-amalan yang merutinkan dalam sehari-hari.
 Dan ilmu itu juga penting untuk menunjang keberhasilan dalam berproses. Karena hakekatnya ilmu itu adalah cahaya. Dan inshaAllah jika kita terus berilmu maka kita akan maju. Melihat peluang-peluang akan cepat tanggap dan sigap. Jika cepat mengambil peluang maka juga akan cepat mendapatkan uang. Jika kita serius dalam belajar, seyogyanyalah kita yang harus terus mengejar guru-guru, jadikan mentor untuk pembelajaran menuju sukses, gali terus apa-apa ilmunya, dan datangi langsung tempat bisnisnya survey ke lapangan. Dan terus minta di mentoring agar tetap bisa menjaga ke istiqomahan dalam menjalankannya. Dan jangan lupa ucapkan terima kasih. Dan Mr. Joss juga menegaskan bagi yang belum nikah jangan terus-terusan pacaran, karena kesuksesan dan keberkahan itu bukan pacaran, tapi pernikahan. Kalau terus-terusan pacaran dan tidak bisa sampai ke pernikahan maka akan hilang itu nikmat dan keberkahan. Maka beliau selain itu juga menegaskan segera menikah , dengan ketentuan yang sesuai juga dengan syariah inshaAllah berkah berlimpah ruah.  






MATRIKULASI KE-ENAM SESI PERTAMA
SUCCESS STORY
SHARING ALUMNI
Alumni Kampus Bisnis Umar Usman Batch 1-4

Alhamdullillah pada sesi ini adalah sharing alumni kampus bisnis umar usman. Saya akan mereveuw kisah perjalanan para alumni bisnis umar usman dari awal hingga berakhir sukses. Di sesi ini yaitu matrikulasi ke-enam sesi pertama yaitu para alumni kampus bisnis umar usman datang dari alumni batch 1,2,3 dan 4. Mulai yang dari bisnis atau wirausaha di bidang jasa, fashion, snack, kuliner, dan digital printing bahkan EO Event Organizer. Wuih mantab.
·         Yang pertama itu adalah dari batch 1 Mr.AWE. beliau berwirausaha di bidang fashion. awalnya dia adalah lulusan D3 enginer. Sebagai mahasiswa yang sering motong-motong besi dan nyolder, ucap Mr.AWE. setelah lulus beliau melihat temannya bisnis ingin sekali berbisnis, dan banyak berbagai lika-liku bisnis yang sudah dijalanin hingga sudah menjalani bisnis sebanyak 15x, dan itu semua tidak berakhir mulus. Karena saat itu masih belum mempunyai ilmu yang sangat mumpuni Dan prosesnya panjang saat lika-likunya berbisnis. Akhirnya beliau memaparkan kiat untuk menjalani bisnis dan tipsnya, yaitu:
Yang pertama, kurangin tidur. Maksud dari kurangi tidur adalah lebih baik menggunakan waktu tidur yang semena-mena itu menjadi lebih produktif, produktif dalam belajar dan belajar lagi. Lebih aktif jangan banyak santai-santainya, karena untuk memulai bisnis wajib lebih aktif.
Yang ke-dua adalah terus pelajari dan secepatnya di praktekkan.kebanyakan dari kita adalah malah untuk cepat bertindak dan menunda-nunda waktu, oleh karena itu beliau memaparkan penting terus mempelajari dan mempraktekan. Karena kalau kita langsung action kita akan tau potensialnya sejauh mana, dan kita bisa mengklarifikasinya seperti apa, jika itu bisa berkelanjutan maka tidak akan ada hasil yang mengkhianati usahanya.
Yang ke-tiga adalah ikuti pola dan prosesnya, kita selalu ingin mendapatkan yang instans padahal yang instans itu berproses dari yang manual. Jadi kita wajib berproses! Apapun itu alasannya. inshaAllah dengan lurus dan niat baik kita Allah akan mudahkan segala urusan kita, dan juga harus terus berbaik sangka baik untuk kepada sang pencipta maupun ke diri sendiri bahkan disekeliling lingkungan kita.
Yang terakhir adalah Jujur terhadap diri sendiri.  Ini pun sangatlah penting untuk menjadi salah satu perilaku kita. Apalagi kita seorang pengusaha, bahkan kita wajib sebenarnya untuk meniru apa-apa yang telah para-para sahabat nabi yang dulu telah contohkan. Bukan hanya itu saja beliau adalah suri tauladan yang baik serta wajib di tiru dan take action.
Alumni yang ke-dua adalah Miss.Ayu atau di sapa Boss Ayu, beliau adalah alumni kampus bisnis umar usman kuliah 1 tahun jadi pengusaha batch 2. Beliau menjaelaskan beberapa cara berproses untuk berwirausaha.



Kita harus peka oleh diri sendiri adalah cari tahu orang sukses itu suka berprosesnya itu seperti apa dan bagaimana. Kebanyakan dari kitalah yang malas-malasan atau karena gengsi jadi tidak ingin bertemu untuk shering dalam berbisnis, malah orang suksesnya lah yang membutuh karyawan yaitu yaa anda. Selain itu kita harus bekerjasama dengan baik, tidak sikat sikutan, semua itu akan ngefek ke diri kita masing-masing jika nanti jadi boss dan memiliki karyawan.
Kesimpulan Inti dari alumni sharing ini adalah kita jangan malas-malasan untuk menuju ke suksesan, kita harus mendaki terus, karena lika-liku di medan perjalanan sangatlah banyak beragam masalahnya. Tinggal diri kita lah yang bisa menyelesaikannya. Allah tidak akan merubah suatu kaum melain usha kaumnya itu sendiri. Jika kita khuznudzon terhadap yang Maha Kaya inshaAllah tiada mustahil Allah akan mengayakan sesuai amal dan ikhtiar kita masing-masing. Hukum alam itu selektif, dan hukum alam itu pasti. Allah lah yang Maha segala-NYA atas sesuatu. Selain itu kerjasama yang baik juga akan menghasilkan yang baik juga. Karena bisa lebih ringan dibanding kerja sendirian.dan juga harus satu fisi dan misi untuk mencapai keberhasilan. Dan hati-hati jika kita tidak sefisi dan semisi akan mengalami ditengah jalan bisa bubar. Kemudian jangan mengambil sisi negatif dari teman, karena akan mengefek di diri kita masing-masing.contohnya jika saat kita melihat dari awal si dia kurang baik trus di cap tidak baik itu, justru tidak baik kita artikan seperti itu. Karna dibalik itu ada kebaikan yang lebih dari sisi negatifnya, maka dari itu kita wajib mengambil sisi positifnya dan terus berprasangka baik terhadap siapapun. Terakhir, jangan sungkan atau pelit untuk mengajari kebaikan atau ilmu kepada orang lain, karena di balik kita mengajari justru kita banyak belajar juga, bahkan dibalik itu semua bisa berbuah hasil amal jariyah kita, untuk bekal kita nanti di akhirat. Fokuskan duniamu untuk kehidupan akheratmu, kelak mudah-mudahan Allah selalu meridhai di setiap tujuan kita, dan mudah-mudahan disetiap aktifitas kita bisa bernilai ibadah di mata Allah swt.
 Alhamdullillah itu tadi hasil sharing BOSS AWE, BOSS AYU, BOSS ARI, BOSS INDRA GUNAWAN, BOSS EVIE, BOSS SALMAN alumni kampus bisnis umar usman batch 1-4 yang sudah rangkum dari ke-empat alumni kampus bisnis umar usman.









MATRIKULASI KE-ENAM SESI KE-DUA

Mr.Wanz.
Disesi ini di isi oleh pembicara yaitu yang pertama adalah Mr. Wanz. Beliau tidak panjang lebar dalam menceritakan sesuatu melainkan memberi tugas kepada kami untuk membuat blog dengan tema dan judul yang sesuai dengan kampus bisnis, baik itu kampus bisnis umar usman, maupun tentang materi membuat youtube. Dan ini adalah menjadi salah satu syarat kelulusan juga. Hehe Mantab, tapi puyeng. Justru dengan begitu kami jadi sadar dan bersyukur, karena sebuah pembelajaran yang mengantarkan kita untuk sukses.

Bahkan bukan dunia aj tapi juga kesukses akherat juga, Amiin. Selain itu beliau juga akan memberikan reward berupa tools bagi yang berhasil muncul blognya muncul diposisi pertama akan diberikan hadiah khusus, yaitu kalau kita membelinya tools tersebut seharga Rp 600.000,00 lumayan itu kalau buat saya, bisa untuk bayar kost-kostsan. Hehe.








Setelah Mr.Wanz selesai berikutnya adalah pak Arif Abdullah,SE,MM. Beliau menjelaskan tentang pentingnya mindset entrepreneurship. Beliau menjelaskan bahwa setiap masalah ada peluangnya,  maksudnya ketika ada masalah pasti ada solusi. Dan harus ada solusinya. Nah dari solusisi ini akan ada peluang kita untuk memecahkan suatu masalah tersebut. Beliau juga mengatakan bahwa sesuatu yang besar itu adalah berawal dari yang kecil, ini menunjukan bahwa kalau kita mau menjadi pengusaha yang besar sering-seringlah menemui paket masalah dan setiap permasalahan pasti adasolusinya, dengan solusi kita bisa belajar dan terus memperbaiki serta meningkatkan kualitas kepribadian diri untuk menjumpai kesuksesan dan menikmatinya. Karena semua yang sukses itu berawal dari ketertundaan sukses, dalam arti berarti ada masalah. Karena ada masalah kita bisa menemukan peluang-peluang yang tak di sangka-sangka. Sesuatu yang besar itu lahir dari sesuatu yang kecil. Beliau juga menjelaskan karakter-karakter dan perilaku sang enterpreneur, diantaranya: yaitu mengejar peluang dan memecahkan masalah dengan keterbatasan yang kita miliki (apapun kondisinya). Selain itu kita wajib yakin terhadap diri kita dan sang pencipta bahwa kita bisa menyelesaikan masalah juga atas ijin-NYA.

Kita diwajibkan tahu mana persepsi mana esensi, karena persepsi dan esensi itu berbeda. Kalau persepsi itu belum tentu benar adanya, begitu juga sebaliknya. Umur, kecerdasan, jabatan tinggi bukan penentu keberhasilan. Karena banyak orang cerdas dan tinggi pendidikannya tapi tidak berhasil. Beliau juga mengatakan fokuslah pada penuntasan masalah, bukan teori atau penyebabnya. Terkadang dari kita sering memfokus masalahnya bukan pada bagaimana solusinya sehingga permasalahan bisa teratasi dan cepat selasai. Selain itu juga kita harus flexibel, open minded dan adaptive, adaptive itu sendiri artinya dalam kondisi yang dibutuhkan pada saat itu.













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hypno Selling

Hypno Selling By.Wendy Abdillah Sabtu, 07 Oktober 2017 Assalamualaikum wr.wb Wah,kali ini sangat berbeda yang ingin saya jelask...