Senin, 11 september
2017
MATRIKULASI KE-4 SESI PERTAMA
Success Story of Beverage Business
By: Mr. Danu Sofwan Owner Raja Cendol
Ok, mengenai mas Danu
Sofwan beliau adalah Owner dari RANDOL, Randol adalah singkatan kata dari
kepanjangan dari Radja Cendol yaitu RANDOL. Sebelumnya kita flashback ke latar belakangan mas Danu Sofwan, beliau adalah anak ke
ketiga dari tiga bersaudara yaitu anak laki-laki satu-satunya dan yang
terakhir. Pada tahun 2005 Beliau mas Danu
Sofwan keluarganya mengalami kebangkrutan dan harus terpaksa numpang
dirumah uwaknya, pasca ayahnya meninggal dunia pada tahun 2007 ibunya juga
mengalami kebangkrutan, kita doa kan semoga ayahanda mas Danu Sofwan amal ibadah beliau bisa di terima di sisi Allah swt.
Dan di setiap aktitas ayahanda beliau, semoga selalu bermanfaat bagi di
sekelilingnya dan yang mengenalnya amiin.
Ibu mas Danu Sofwan
memiliki butik, dan pasca meninggalnya sang ayah. Sempat di jual juga butik
dari ibu beliau, karna untuk mencukupi kebutuhan sehar-hari. dari situ mas Danu Sofwan akhirnya memikirkan bagaimana
uang / amplop yang dari sumbangan sewaktu ayahanda beliau meninggal itu bisa di gunakan untuk kebermanfaatan
bersama, mas Danu memutarkan uang tersebut untuk usaha yang disukai atau sesuai
hoby. Mas Danu pernah melamar pekerjaan pun di tolak, bahkan melamar sebagai OB
pun di tolak, karna OB yang di butuhkan harus bisa bahasa inggris.hehee..
Setelah lamaran itu di tolak semua, beliau curhat ke salah
teman dekatnya dan keluarga untuk memutuskan berwirausaha, karena hobinya mas
Danu membeli sepatu akhirnya memutuskan untuk wirausaha di bidang fashion.
Tidak semulus yang di bayangkan ternyata usaha tersebut juga gagal
pasang surut, masih saja nekat tetap saja belum berhasil dan akhirnya
juga bangkrut. Karena uang komsumtif yang sudah tidak memadai dan mencukupi ,
akhirnya perabotan rumahpun ikut di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jatuh
bangunnya usaha di bidang fashion juga bukan hanya sekali dua kali,
berkali-kali seringnya gagal. Sampai-sampai pernah ngamen juga, pernah juga menjadi tukang kuli pasir
dan menjadi sopir.
Sejak itu mas Danu semakin penasaran dan bertanya-tanya dengan
dirinya sendiri, kenapa dan kenapa? akhirnya mas Danu makin memikirkan lagi..
dan pada akhirnya mas Danu menemukan sebuah wirausaha yang menurutnya usaha
tersebut bisa lebih menguntungkan, yaitu wirausaha kuliner. Salah satu
kulinernya yang ingin di tekuni adalah Es Cendol. Saat itu mas Danu sedang
perjalan dengan menggunakan kerata di
setiap pemberhentian mas danu sering
menemukan es cendol, dan akhirnya mas Danu menjajaki dan mencoba es
cendol tersebut, sampai hal yang terkecil mas Danu menanyakan tentang komposisi
cara membuat es cendol itu kepada si penjual es cendol tersebut. Dari situlah
usaha es cendol mas Danu di mulai dan di geluti. Oya, tadi di paragraf pertama
saya sudah berjanji untuk memberitahu sesosok mas Danu Sofwan itu seperti apa , sesuai atau tidak dengan nama dan
umurnya. hehee.. ternyata mas Danu itu
masih muda & ganteng lhoo.. saya pikir awalnya beliau sudah berumur empat
puluhan ke atas, ternyata mas danu bisa di bilang cowok masa kini, sukses full,
hehe. Berikut ini adalah foto mas Danu
Sofwan.
![]() |
| Owner RANDOL ( RADJA CENDOL ). Danu Sofwan |
Pria yang disapa Danu Randol ( raja cendol ) ini memang
sudah tidak asing lagi di saentero indonesia. Bahkan sebagian pelosok-pelosok
daerah sudah tahu perihal Randol ( raja cendol ) yang mas Danu ciptakan. Mas
danu termasuk menjadi salah satu pengusaha yang sukses di indonesia. Dibalik
itu semua mas Danu sibuk mencari kerja itu pun tidak semulus yang di bayangkan,
dan akhirnya mas Danu menjadi sopir demi mengumpulkan uang. Dana yang pertama
di kumpulkan adalah Rp 500.000,00 yang
kemudian digunakan untuk membeli grobak. Begitu seterusnya dengan cara
menyicil. Hingga berhasil mendirikan satu outlet Randol.
Tidak hanya itu saja, Demi memperoleh rasa yang enak, mas
Danu juga meracik cendolnya sendiri, Setelah menemukan racikan yang pas, Mas
Danu segera mempromosikan usahanya dengan membuat launching produk hingga
distribusi barang. Banyak tantangan yang harus dihadapi demi mencapai impiannya
berhasil di bisnis cendol ini. Mas Danu harus tidur di terminal dan ketemu
dengan preman meminta barang atau uang hasil jualannya. Kini usaha Randol mas
danu terus meluas,omsetnya pun hingga miliaran rupiah. Bahkan, kini outlet mas
Danu sekitar 780 outlet yang tersebar di seluruh indonesia.
Ada tiga tips dari mas Danu dalam menjalankan bisnisnya,
yaitu konsisten, jangan pernah berhenti belajar, serta selalu jaga
silahturahmi. Selain mengurusi bisnisnya, mas Danu pun punya kesibukan lainnya,
yakni menjadi pembicara di berbagi kampus, UMKM, dan seminar-seminar bisnis
lainnya. Mas Danu berharap usahanya ini bisa berkembang ke negeri tetangga
seperti Malaysia dan Singapura.
SESI KE-DUA
Prophet Character for Business
By: Mr. Hepi Andi
Bastoni
Di matrikulasi ke-dua ini Kampus Umar
Usman atau juga disebut dengan Kampus Bisnis Umar Usman Kuliah 1 Tahun Jadi
pengusaha ini mengudang Mr. Hepi Andi
Bastoni atau biasa sering dipanggil ustad. Karena beliau sering dakwah,
panggilan ustad tersebut menjadi melekat disapa. Mengenai profil beliau, Beliau
adalah lahir dari keluarga sederhana di Baturaja, Sumatera Selatan. Lahir di
tanggal 5 Nopember 1975. Semasa kecil sering dijejali buku-buku oleh almarhum
kakeknya. Sebagian besar dari kisah-kisah tentang para sahabat nabi dan sejarah
hidup para sahabat Rasullullah saw. Ustad
Hepi Andi Bastoni adalah seorang penulis dan trainer, sekaligus
berwirausaha di bidang percetakan. Beliau juga sudah mencetak beberapa buku,
diantara bukunya adalah Cara Rasullullah Berbisnis. Yang menerangkan tetang
etika bisnis cara Rasullullah.
Etika Bisnis Cara
Rasullullah
Memiliki pengetahuan tentang jual beli. Yang pertama adalah
mengenal produk yaitu memulai dari yang disukai untuk berbisnis. Karena sudah
mengenali sebelumnya sehingga menggelutinya. Yang kedua adalah tata cara
berbisnis. Dengan cara-cara berbisnis para sahabat nabi adalah sangat di
anjurkan dan mesti paham betul sesuai dengan contoh ala Rasullullah saw. Yaitu
mengambil keuntungan secukupnya, kwalitas harus bagus, teliti dan juga jujur
dalam jual beli. Selain itu mempermudah konsumen jika merasa kesulitan dalam
membeli. Memberi kemudahan saat jual beli dan transaksi.
Jujur dan Amanah yaitu Rasullullah saat jual beli yang
dilakukan adalah jujur amanah.
-tidak berlebihan saat mengenakan produk
-transparan
-komitmen dengan janji
-tidak mengurangi kuwantitas dan kualitas produk
Negara jepang yang terkenal maju dalam ekonominya begitu
juga dengan teknologinya, kejujurannya dan kedisiplinannya, adalah salah satu yang berwirausaha dengan
cara-cara islam atau para sahabat-sahabat nabi.
Disiplin waktu
-menghargai waktu
-pentingnya istirahat
-memulai aktifitas dipagi hari
-tidak melalaikan ibadah dalam bisnis
Mempermudah dalam dalam transaksi. Yaitu tidak kaku dan
memberatkan pelanggan. Memberikan bonus dan meringankan harga. Toleran dalam
menagih ketat saat membayar utang. Selain itu harus berbisnis yang halal.
Menjauhi bisnis produk yang haram. Pastikan akadnya sesuai syariah. Tidak
menipu, ikhtiar (menimbun), Hasrat (melempar krikil), muamalah (membeli yang disentuh) talaqu rukban. Disaat kita
transaksi tidak boleh mempersulit jalannya proses jual beli. Begitu juga tidak
boleh mengambil keuntungan yang lebih yang tidak sesuai syariah, yaitu RIBA.
Riba itu mengambil keuntungan yang lebih yang tidak sesuai dengan syariah dan
membebankan si pembeli serta akad yang belum jelas. Yang terakhir adalah
bersilahturahim, yaitu berteman dengan siapa saja. Bertemu dengan manusia yang
lainnya. Silahturahmi itu bertemu bukan hanya online saja, karena kebersamaan
itu menyelamatkan, kata ustad Hepi Andi
Bastoni.
Selasa, 12 September 2017
MATRIKULASI
KE-LIMA SESI PERTAMA
Success
Story of Culinary Bisuness
![]() |
| Mr. Gufron, Owner Dino Donut |
BY: Mr. Gufron. Owner Dino Donut and
Rendang Uda Gembul
Kampus
Bisnis Umar Usman sangat tepat sekali untuk belajar berbisnis atau
berwirausaha, selain itu mencetak pengusaha-pengusaha muslim dan bagi yang
sudah memiliki usaha atau yang belum atau yang ingin mengembangkan
wirausahanya, dengan Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha di Kampus Bisnis ini, selalu
mendatangi para pebisnis-pebisnis Owner dibidangnya dan mentor-mentor yang
tepat serta sangat menguasai dibidangnya. Mr.Gufron atau sering disapa dengan
Mr.Ufro itu beliau adalah seorang pengusaha dibidang kuliner, yaitu menjual
Dino Donat dan Rendang Gembul. Beliau juga menegaskan bahwa menjadi
intrepreuner itu pasti akan mendapatkan masalah, ide, solusi, kemudahan,
penghargaan, begitu juga uang. Selain itu bisnis juga harus mempunyai brand,
dan harus menjual brand yang kuat di ingatan konsumen serta dengan brand bisa
lebih menjual dengan harga yang tinggi. Begitu juga yang bisa diterima oleh
masyarakat. Mr.Gufron pun juga menegaskan harus membikin kemasan yang bagus,
dan jeli lihat trennya sekarang bagaimana. Begitu juga dengan sendirinya kalau
kita bisa belajar marketing komunikasi dan bisa juga belajar online marketing.
Sebelum
beliau terjun di dunia bisnis sempat bekerja di Bank konfensional yang berada
di indonesia, itu setelah Mr.Ufro selesai sekolah di Meulbern Australia. Beliau
disana sekolahpun juga harus bekerja sambilan karena untuk memenuhi uang saku
sehari-harinya. Mr.Ufro adalah termasuk keluarga yang mampu.. bahkan untuk ini
dan itu saja bisa tercukupi. Tapi itu semua menjadikan Mr.ufro cukup bosan dan ingin
merasakan kehidupan seperti pengusaha. Dan akhirnya beliau di meulbern
Australia pernah bekerja sebagai pekerja bersih-bersih.
Nah , keinginan untuk
berwirausha pun sebenernya masih tinggi tapi masih belum terealisasi, setelah
pulang dari Meulbern beliau bekerja di Bank, dari situ beliau masih belum
nyaman ingin bisa wirausaha. Karena waktunya kurang dan tidak cukup untuk
memulai bisnis akhir keluar dari pekerjaan Bank tersebut. Sebelumnya Mr.Ufro
membicarakan tentang hal tersebut ke dua orangtuanya, sebenarnya tidak setuju
karena melihat sang anak lesu dan jenuh akhirnya di perbolehkan untuk resind di
perusahaan Bank tersebut. Setelah itu beliau ingin jadi Dosen ,kenapa? Di
karenakan waktunya yang sangat memungkinkan untuk bisa sambil terjun langsung berwirausaha.
Dari kesempatan itulah beliau memulai bisnisnya dengan merecyacel barang jenis
plastik,seperti botol-botol aqua dan sejenisnya. Dari situ beliau membeli
perlatan dan mesin pencacah atau olahan plastik tersebut untuk mengelola hasil
Recaycel tersebut.setelah berjan ckup lama sekitaran 3-4 bulan ternyata makin
kesini makin merosot, dan profit omsetpun kurang jelas, tidak memungkinkan
untuk balik modal. Akhirnya dari kegagal itu beliau mensudahi atau bangkrut
dalam wirausahanya tersebut. Ditengah-tengah perjalanan beliau masih penasaran
usaha apa yang memungkin hasil yang cukup memuaskan untuk mencapai targetnya
beliau Mr.Ufro.
Dari situ
beliau mencoba bisnis rendang untuk di jajakan di mall-mall. Rendang beliau
adalah rendang yang dibekukan untuk sekian jangka panjang bukan untuk
keseharian walaupun juga bisa untuk keseharian tapi beliau fokus untuk di
frezerkan atau di bekukan untuk konsumen yang menginginkannya secara praktis.
Ide membuat wirausaha rendang tersebut adalah karena mengingatkan beliau saat
meranatu di meulbern Australia beliau kangen dengan masakan tanah air tercinta
Indonesia. Dari situ beliau memulai bisnis rendang hingga sekarang. Nah setelah
itu beliau masih bertanya-tanya pada diri sendiri, bisnis apa yang melebihi
omset rendang tersebut. Muncullah seorang pedagang donat yang menjual keliling
dan itupun tanpa sengaja beli, karena anaknya ingin donat tersebut, mau tidak
mau akhirnya membeli donat tersebut. Sewaktu ikut makan donat beliau sebelumnya
nonton film yaitu jurasicpark, karena anaknya suka jurasicpark akhirnya juga
ikut nonton jurasicpark. Ditengah-tengah waktu menonton tiba-tiba terbesit ide,
beliau bilang seperti ini: apa guwe bisnis donat aja yaa, soalnya banyak
disukai juga oleh anak-anak kecil. Melihat anaknya makan donat dan nonton film
jurasicpark akhirnya dari situ kepingin membuat donat, dan nama donat tersebut
adalah Dino Donat, simpel banget dari makan donat dan nonton film jurasicpark
nama Dino Donut itu lahir,hehee. Darisitulah beliau memulai wirausahanya dari donat
untuk dipasarkan didekat sekolahan waktu itu. Dino donat ini beda dari donat-donat
lainnya pada umumnya.
Umumnya adalah
berbentuk bulat ditengahnya bolong nah, kalau Dino donat ini berbentuk
Dinosaurus. Karena bentuknya yang menarik dan lucu akhirnya yang penasaran dan
melihatnya ingin membelinya, di samping kesibukannya membuat donat itu beliau
memasarkan melalui instagram, dari foto-foto tersebut ternyata cukup banyak
yang tertarik untuk membelinya, dikarenakan saat itu beliau menjual donatnya di
dekat sekolahan SD, akhirnya yang memesan donat tersebut ingin datang dan
membeli. Karena beliau kurang pede untuk gerobak donat itu dilihat alias
gengsi, karena yang membeli donat-donat tersebut anak-anak yang walinya adalah
orang kaya, selain itu bukan hanya anak-anak saja yang suka melainkan orang
dewasa pun juga memesannya. Ada yang pesan donat dengan bentuk huruf-huruf dan kata-kata, dari situlah donat
tersebut di jual dari rumah dan gerobak donat tadi tetap di sembunyikan dan
akhirnya tidak terpakai. Nah, dari pemesanan melalui via online tersebut beliau
belajar marketing online untuk memasarkan dino donat tersebut. Dan akhirnya
berbuah hasil yang cukup memuaskan dari sekkian banyak yang memesan bahkan
artis-artis indonesiapun memesannya akhirnya mulai memfokuskan untuk menekuni
donat tersebut, dan kini sekarang telah buka cabang setiap kota dan sebagian di
mall-mall. Sekarang cabangnya sudah mencapai 20an cabang, dan itu tidak di
frenchisekan. Hasil uang tersebut untuk membuka cabang di berbagai kota, dan
omsetnya perhari bisa 12-16 juta perhari dari cabang tersebut bahkan sebulan
bisa mencapai 600 jutaan perbulan.
![]() |
| Rendang Uda Gembul |
Pesan Mr.Gufron Syarif adalah “jadi pengusaha itu jangan takut gagal atau rugi, tapi berani memperbaiki kegagalan serta jangan malu saat jatuh, disitulah kalau kita bangun, kita akan di angkat derajatnya dalam pembelajaran dan menemukan ide yang tak disangka-sangka begitu juga dengan Rezeki yang tak disangka-sangka” harus bisa konsekuen dalam hidup berbisnis, mau menerima keuntungan juga jangan takut menghadapi kerugian, lawan rasa takut dengan muhasabah dan pembelajaran diri, step by step jalan memasuki kesuksesan itu semakin mudah dan terlihat nyata.
By, Mr.Gufron Owner Dino Donut
MATRIKULASI KE-LIMA SESI KE-DUA
Entrepreneur Mindset.
Pengusaha Penghafal Al Qur'an
By, Mr.JOSS & Mr.Ar
Di matrikulasi ke-lima sesi ke-dua ini sangat mengglegarkan
jiwa dan pikiran,bahkan masuk dan menyayat hati. Mr. JOSS atau biasa akrab dipanggil Ahmad
Basori,SE, M.Si Beliau adalah Author dan Wakil Rektor Umar Usman ”Kuliah 1
Tahun Jadi Pengusaha” Panggilan JOSS singkatan dari Jujur Optimis Semangat
Simpatik. Disesi ini Mr. JOSS mengajarkan kita bagaimana cara memanfaatkan
waktu sebaik-baiknya agar kita menjadi pengusaha penghafal A l Qur’an. Boleh
berwirausaha atau berbisnis tapi juga harus menghafal Al Qur’an, dan itu wajib
hukumnya. Tak hanya itu saja Mr. JOSS juga memberitahu kepada Mahasiswa UU
untuk menerapkan pola tersebut. Sibukan dengan mengahafal dan berbisnis, bisnis
dan menghafal, terus bertahap dan disertai juga memberdayakan banyak umat. Ucap
Mr. JOSS. Bahkan beliau memberitakan yang pedes-pedes dalam menjalani
prosesnya, perih-perih dalam pembelajarannya, beliau tetap paksakan untuk
menghafal Al Qur’an dan diniatkan dengan penuh ketulusan hati bahwasannya untuk
bisa menghafal 30 juz Al Qur’an.
Mr. JOSS juga sangat menegaskan kepada kami ( mahasiswa umar usman ) yang tidak
sanggup menjalani peraturan tersebut atau tidak siap dalam menjalani pengusaha
penghafal Al qur’an dan tidak bisa mentaati kurikulum yang berlaku, beliau
menegaskan bahwa mulai sekarang lebih baik mengundurkan diri, pintunya masih di
buka belum di tutup, ucapnya sambil senyum gembira. Beliau benar-benar sangat
menegaskan hal tersebut. Bahkan bila benar-benar yang ingin serius untuk bisa
menekuni bisnis dan mengahafal Al Qur’an serta menerapkan apa-apa yang di
ajarkan, maka antara 1-2 bulan omset akan tercapai sesuai yang ditargetkan. Dan
bahkan bisa membuka lapangan pekerjaaan dari hal yang kecil. Mr. Joss juga
memaparkan tentang keseriusan dan ikhtiar, kalau kita sudah berusaha dan belum
ada hasilnya silahkan check keseriusan kita itu sampai mana, termasuk dari hal
yang kecil.
Semua itu harus dipaksa dan kegigihan dalam menjalani
usahanya serta amal-amalan yang merutinkan dalam sehari-hari.
Dan ilmu itu juga
penting untuk menunjang keberhasilan dalam berproses. Karena hakekatnya ilmu
itu adalah cahaya. Dan inshaAllah jika kita terus berilmu maka kita akan maju.
Melihat peluang-peluang akan cepat tanggap dan sigap. Jika cepat mengambil
peluang maka juga akan cepat mendapatkan uang. Jika kita serius dalam belajar,
seyogyanyalah kita yang harus terus mengejar guru-guru, jadikan mentor untuk
pembelajaran menuju sukses, gali terus apa-apa ilmunya, dan datangi langsung
tempat bisnisnya survey ke lapangan. Dan terus minta di mentoring agar tetap
bisa menjaga ke istiqomahan dalam menjalankannya. Dan jangan lupa ucapkan
terima kasih. Dan Mr. Joss juga menegaskan bagi yang belum nikah jangan
terus-terusan pacaran, karena kesuksesan dan keberkahan itu bukan pacaran, tapi
pernikahan. Kalau terus-terusan pacaran dan tidak bisa sampai ke pernikahan
maka akan hilang itu nikmat dan keberkahan. Maka beliau selain itu juga
menegaskan segera menikah , dengan ketentuan yang sesuai juga dengan syariah
inshaAllah berkah berlimpah ruah.
MATRIKULASI KE-ENAM SESI PERTAMA
SUCCESS STORY
SHARING ALUMNI
![]() |
| Alumni Kampus Bisnis Umar Usman Batch 1-4 |
Alhamdullillah
pada sesi ini adalah sharing alumni kampus bisnis umar usman. Saya akan
mereveuw kisah perjalanan para alumni bisnis umar usman dari awal hingga
berakhir sukses. Di sesi ini yaitu matrikulasi ke-enam sesi pertama yaitu para
alumni kampus bisnis umar usman datang dari alumni batch 1,2,3 dan 4. Mulai
yang dari bisnis atau wirausaha di bidang jasa, fashion, snack, kuliner, dan
digital printing bahkan EO Event Organizer. Wuih mantab.
·
Yang
pertama itu adalah dari batch 1 Mr.AWE. beliau berwirausaha di bidang fashion. awalnya
dia adalah lulusan D3 enginer. Sebagai mahasiswa yang sering motong-motong besi
dan nyolder, ucap Mr.AWE. setelah lulus beliau melihat temannya bisnis ingin
sekali berbisnis, dan banyak berbagai lika-liku bisnis yang sudah dijalanin
hingga sudah menjalani bisnis sebanyak 15x, dan itu semua tidak berakhir mulus.
Karena saat itu masih belum mempunyai ilmu yang sangat mumpuni Dan prosesnya
panjang saat lika-likunya berbisnis. Akhirnya beliau memaparkan kiat untuk
menjalani bisnis dan tipsnya, yaitu:
Yang
pertama, kurangin tidur. Maksud dari kurangi tidur adalah lebih baik
menggunakan waktu tidur yang semena-mena itu menjadi lebih produktif, produktif
dalam belajar dan belajar lagi. Lebih aktif jangan banyak santai-santainya,
karena untuk memulai bisnis wajib lebih aktif.
Yang ke-dua
adalah terus pelajari dan secepatnya di praktekkan.kebanyakan dari kita adalah
malah untuk cepat bertindak dan menunda-nunda waktu, oleh karena itu beliau
memaparkan penting terus mempelajari dan mempraktekan. Karena kalau kita
langsung action kita akan tau potensialnya sejauh mana, dan kita bisa
mengklarifikasinya seperti apa, jika itu bisa berkelanjutan maka tidak akan ada
hasil yang mengkhianati usahanya.
Yang ke-tiga
adalah ikuti pola dan prosesnya, kita selalu ingin mendapatkan yang instans
padahal yang instans itu berproses dari yang manual. Jadi kita wajib berproses!
Apapun itu alasannya. inshaAllah dengan lurus dan niat baik kita Allah akan
mudahkan segala urusan kita, dan juga harus terus berbaik sangka baik untuk
kepada sang pencipta maupun ke diri sendiri bahkan disekeliling lingkungan
kita.
Yang
terakhir adalah Jujur terhadap diri sendiri.
Ini pun sangatlah penting untuk menjadi salah satu perilaku kita.
Apalagi kita seorang pengusaha, bahkan kita wajib sebenarnya untuk meniru
apa-apa yang telah para-para sahabat nabi yang dulu telah contohkan. Bukan
hanya itu saja beliau adalah suri tauladan yang baik serta wajib di tiru dan
take action.
Alumni yang
ke-dua adalah Miss.Ayu atau di sapa Boss Ayu, beliau adalah alumni kampus
bisnis umar usman kuliah 1 tahun jadi pengusaha batch 2. Beliau menjaelaskan
beberapa cara berproses untuk berwirausaha.

Kita harus
peka oleh diri sendiri adalah cari tahu orang sukses itu suka berprosesnya itu
seperti apa dan bagaimana. Kebanyakan dari kitalah yang malas-malasan atau
karena gengsi jadi tidak ingin bertemu untuk shering dalam berbisnis, malah orang
suksesnya lah yang membutuh karyawan yaitu yaa anda. Selain itu kita harus
bekerjasama dengan baik, tidak sikat sikutan, semua itu akan ngefek ke diri
kita masing-masing jika nanti jadi boss dan memiliki karyawan.
Kesimpulan Inti
dari alumni sharing ini adalah kita jangan malas-malasan untuk menuju ke suksesan,
kita harus mendaki terus, karena lika-liku di medan perjalanan sangatlah banyak
beragam masalahnya. Tinggal diri kita lah yang bisa menyelesaikannya. Allah
tidak akan merubah suatu kaum melain usha kaumnya itu sendiri. Jika kita
khuznudzon terhadap yang Maha Kaya inshaAllah tiada mustahil Allah akan
mengayakan sesuai amal dan ikhtiar kita masing-masing. Hukum alam itu selektif,
dan hukum alam itu pasti. Allah lah yang Maha segala-NYA atas sesuatu. Selain
itu kerjasama yang baik juga akan menghasilkan yang baik juga. Karena bisa
lebih ringan dibanding kerja sendirian.dan juga harus satu fisi dan misi untuk
mencapai keberhasilan. Dan hati-hati jika kita tidak sefisi dan semisi akan
mengalami ditengah jalan bisa bubar. Kemudian jangan mengambil sisi negatif
dari teman, karena akan mengefek di diri kita masing-masing.contohnya jika saat
kita melihat dari awal si dia kurang baik trus di cap tidak baik itu, justru
tidak baik kita artikan seperti itu. Karna dibalik itu ada kebaikan yang lebih
dari sisi negatifnya, maka dari itu kita wajib mengambil sisi positifnya dan
terus berprasangka baik terhadap siapapun. Terakhir, jangan sungkan atau pelit
untuk mengajari kebaikan atau ilmu kepada orang lain, karena di balik kita
mengajari justru kita banyak belajar juga, bahkan dibalik itu semua bisa
berbuah hasil amal jariyah kita, untuk bekal kita nanti di akhirat. Fokuskan
duniamu untuk kehidupan akheratmu, kelak mudah-mudahan Allah selalu meridhai di
setiap tujuan kita, dan mudah-mudahan disetiap aktifitas kita bisa bernilai
ibadah di mata Allah swt.
Alhamdullillah itu tadi hasil sharing BOSS
AWE, BOSS AYU, BOSS ARI, BOSS INDRA GUNAWAN, BOSS EVIE, BOSS SALMAN alumni
kampus bisnis umar usman batch 1-4 yang sudah rangkum dari ke-empat alumni
kampus bisnis umar usman.
MATRIKULASI
KE-ENAM SESI KE-DUA
Mr.Wanz.
Bahkan bukan dunia aj tapi juga kesukses akherat juga, Amiin. Selain itu beliau juga akan memberikan reward berupa tools bagi yang berhasil muncul blognya muncul diposisi pertama akan diberikan hadiah khusus, yaitu kalau kita membelinya tools tersebut seharga Rp 600.000,00 lumayan itu kalau buat saya, bisa untuk bayar kost-kostsan. Hehe.
Setelah
Mr.Wanz selesai berikutnya adalah pak Arif Abdullah,SE,MM. Beliau menjelaskan
tentang pentingnya mindset entrepreneurship. Beliau menjelaskan bahwa setiap
masalah ada peluangnya, maksudnya ketika
ada masalah pasti ada solusi. Dan harus ada solusinya. Nah dari solusisi ini
akan ada peluang kita untuk memecahkan suatu masalah tersebut. Beliau juga
mengatakan bahwa sesuatu yang besar itu adalah berawal dari yang kecil, ini
menunjukan bahwa kalau kita mau menjadi pengusaha yang besar sering-seringlah
menemui paket masalah dan setiap permasalahan pasti adasolusinya, dengan solusi
kita bisa belajar dan terus memperbaiki serta meningkatkan kualitas kepribadian
diri untuk menjumpai kesuksesan dan menikmatinya. Karena semua yang sukses itu
berawal dari ketertundaan sukses, dalam arti berarti ada masalah. Karena ada
masalah kita bisa menemukan peluang-peluang yang tak di sangka-sangka. Sesuatu
yang besar itu lahir dari sesuatu yang kecil. Beliau juga menjelaskan
karakter-karakter dan perilaku sang enterpreneur, diantaranya: yaitu mengejar
peluang dan memecahkan masalah dengan keterbatasan yang kita miliki (apapun
kondisinya). Selain itu kita wajib yakin terhadap diri kita dan sang pencipta
bahwa kita bisa menyelesaikan masalah juga atas ijin-NYA.
Kita
diwajibkan tahu mana persepsi mana esensi, karena persepsi dan esensi itu
berbeda. Kalau persepsi itu belum tentu benar adanya, begitu juga sebaliknya.
Umur, kecerdasan, jabatan tinggi bukan penentu keberhasilan. Karena banyak
orang cerdas dan tinggi pendidikannya tapi tidak berhasil. Beliau juga
mengatakan fokuslah pada penuntasan masalah, bukan teori atau penyebabnya.
Terkadang dari kita sering memfokus masalahnya bukan pada bagaimana solusinya
sehingga permasalahan bisa teratasi dan cepat selasai. Selain itu juga kita
harus flexibel, open minded dan adaptive, adaptive itu sendiri artinya dalam
kondisi yang dibutuhkan pada saat itu.





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar